Rabu, 24 Februari 2010

Laguna Segera Ditata Ulang

Pusat jajanan makanan Laguna yang kondisinya saat ini tidak representatif akan dikembalikan ke fungsi awalnya.
Rencana penataan Pemkot Makassar untuk mengembalikan keberadaan pusat jajanan makanan Laguna ini sebagai objek wisata kuliner Kota Makassar.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid dihubungi Upeks, Selasa (23/2) menjelaskan, penataan Laguna itu memang harus dilakukan.
Penataannya kelak menerapkan konsep ruang keluarga. Program itu sebagai langkah awal persiapan menyambut visit Makassar 2011.
"Semua pengunjung Laguna akan menikmati santapan malamnya serasa dalam rumah sendiri. Jadi selama ini jika tersaji musik keras dan suara bising. Pasca penataan kelak, suasana demikian itu tak terdengar lagi,'' paparnya.
Suasana ditata sedemikian rupa, sehingga saat menikamati santapan bersama keluarga akan terasa lebih menyenangkan, bahkan serasa di rumah sendiri, terang Rusmayani.
Sebelumnya Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin menegaskan, Pemkot segera menata Laguna untuk dikembalikan pada fungsi awalnya.

Coto Bisa Jadi Wisata Kuliner

ntuk mendukung perumbuhan perpariwisataan di Makassar, Mantan Menteri Pariwisata, I Gede Ardika yang datang menghadiri workshop Badan Pengembangan dan Promosi Pariwisata Makassar (BP3M) di Hotel Singgasana Makassar, Selasa (23/2), meminta peran aktif media massa dalam memperkenalkan objek wisata di Makassar.
Menurutnya, peran media atau pers sangat berperan penting dalam industri kepariwisataan daerah. "Ini tentu disebabkan, pers memiliki kekuatan untuk memperkenalkan obyek wisata yang ada di kota Makassar, sebagai daya tarik daerah ini, kepada daerah lainnya hingga ke mancanegara," tuturnya.
Ia mengatakan sebenarnya banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan di kota Makassar, seperti wisata kuliner. “Contohnya saja wisata kuliner makanan khas Coto Makassar, yang selama ini oleh pemerintah dan masyarakat Makassar sendiri, tidak pernah dilirik potensi wisatanya," ujar dia.
Namun tandasnya, jangan hanya menu makanannya saja yang harus diperhatikan sebagai salah satu obyek wisata kuliner, tetapi SDM-nya juga harus menjadi perhatian semua pihak.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com